…..It’s all about me…..

BERITA KOTA_SOLO

31-Januari-2009 10:59
Solo banjir, warga ngungsi
Solo (Espos)--Hujan deras yang mengguyur Kota, Jumat (30/1) sore hingga malam mengakibatkan banjir di Kota Solo. Belasan wilayah tergenang, warga mengungsi.

Berdasarkan pantauan Espos, hingga pukul 24.30 WIB, banjir terjadi merata di semua wilayah Solo. PLN memadamkan aliran listrik di wilayah yang terkena banjir. Di Solo bagian barat banjir terjadi di Pajang, Laweyan, Baron hingga Tipes.

Di Pajang, Laweyan, banjir setinggi dua meter menerjang wilayah RW X, RW XIV Griyan, Pajang. Demikian halnya di RT 1dan RT 2/RW I Kelurahan Laweyan, banjir menggenangi puluhan rumah yang ada di wilayah itu. Warga menyebut banjir Jumat malam, merupakan banjir terbesar sejak 30 tahun terakhir.
“Ini seperti siklus 30 tahunan. Sejak pukul 19.00 WIB air sudah mulai naik, karena Kali Jenes meluap. Hingga pukul 23.00 WIB banjir sudah sampai meteran listrik (Kwh listrik) sehingga aliran listrik satu kampung di matikan,” ujar Supriyanto, warga RT 8/RW X Pajang. Hingga berita ini diturunkan air belum surut, bahkan air semakin meninggi.

Warga pun mengungsi ke tempat yang lebih tinggi termasuk barang-barang berharga milik mereka ikut diungsikan.

Apriyanto, RT 01/RW XIV Pajang mengatakan sejak pukul 18.00 WIB air terus naik hingga malam ketinggian telah mencapai dua meter. Sebanyak 73 unit rumah di RT 01 tergenang air demikian halnya  70 unit rumah di RT III. “Ini banjir terbesar sejak tahun 1992. Warga sudah pada mengungsi.”

Air juga menggenangi ruas-ruas jalan di kawasan Baron dan Tipes. Jl Dr Radjiman mulai Baron hingga perempatan Pasar Kembang ditutup karena tergenang air. Di Baron ketinggian air yang menggenangi rumah mencapai dagu orang dewasa. “Banjir terjadi di RW V, VI, VII warga sudah diungsikan,” jelas Wakil Walikota FX Hadi Rudyatmo (Rudy).

Di Baron RT 3/RW V Bumi, Laweyan, sebanyak 41 unit rumah tergenang air. Satu rumah milik Wakidi, warga RT 3/V bahkan ambruk karena terjangan air. Warga menyebut banjir yang terjadi di wilayah itu terbesar sejak 1980.

Banjir juga terjadi di Sumber, Kadipiro, Nusukan, Banjarsari. Luapan air Kali Komplang menggenangi rumah warga yang ada di sekitar sungai. Pengurus LPMK Kadipiro, Baihaki, mengatakan ketinggian air di Plelen RT 5/RW V Kadipiro telah mencapai satu meter dan menggenangi rumah warga. Demikian halnya di kawasan Banyuanyar air telah mencapai satu meter.

Ny Taripan, warga RT 01/RW V Sumpringan, Nusukan, mengatakan puluhan rumah warga tenggelam banjir setinggi satu meter, warga telah mengungsi ke rumah-rumah tingkat milik tetangga mereka. “Ini banjir terbesar dalam lima tahun. Sebelumnya tidak pernah separah ini,” tukas dia.

Luapan Kali Anyar depan Terminal Tirtonadi menggenangi perumahan yang ada di kawasan itu.  Demikian halnya jalan protokol Kota Solo, Jl Slamet Riyadi tak lepas dari genangan air mulai dari Pengadilan Negeri (PN) Solo hingga perempatan Hotel Novotel ketinggian air mencapai 50 cm.

Di kawasan Solo bagian timur, sejak pukul 22.00 WIB, rumah warga di kawasan Jagalan, Kampung Sewu, Pucangsawit, Jebres, Gandekan, Sangkrah, Semanggi, Joyotakan yang merupakan daerah langgaran banjir, juga terendam air. Ketinggian air berkisar satu hingga dua meter. Ratusan warga juga telah diungsikan ke tanggul dan Posko yang telah didirikan baik di kantor kelurahan maupun rumah warga yang tak tergenang.

“Warga sudah diungsikan di Posko Gandekan. Puluhan rumah tergenang air setinggi satu setengah meter,” sebut warga Gandekan YF Soekasno.

Di Semanggi, Pasar Kliwon, menurut anggota tim tanggap bencana Kelurahan Semanggi, Syahrir Rozie, hujan lebat menyebabkan sebagian wilayah Semanggi tergenang. Di antaranya, kawasan RW XII, RW IV, RW V dan RW XXVII.

Sementara di Joyotakan, Serengan, dilaporkan permukaan air di Kali Prewulung telah meluber. Ny Suwardi, isteri Ketua RW VI Joyoyakan mengatakan puluhan rumah sejak pukul 22.00 WIB tergenang air. “Posko sudah didirikan di kediaman kami. Warga dan pengurus RW sudah memantau berjaga-jaga,” jelasnya.

Ketua Penanggulangan Bencana Kota Solo yang juga Sekretaris PMI Solo, Sumartono Hadinoto, mengatakan pihaknya telah mengirimkan petugas untuk menyelamatkan warga.

Ditambahkan petugas penjaga pintu air Demangan, Ny Waluyo, ketinggian air di bagian dalam pintu air telah mencappai 4,10 meter sementara di bagian luar mencapai 4,09 meter. “Itu sudah melebihi batas normal. Pintu air ditutup dan kami sudah menyedot air dari dalam pintu yang berasal dari sungai-sungai di dalam kota,” ujarnya.

Sementara, Kepala Divisi Jasa Air dan Sumber Air (ASA) Perum Jasa Tirta I, Suwartono, menyatakan sampai pukul 21.45 WIB, elevasi air di Bengawan Solo Jurug 7,40 m, dengan status mendekati Siaga II. Status menjadi Siaga II jika elevasi mencapai 7,5 m. Sedangkan elevasi Waduk Gajah Mungkur (WGM) masih di bawah normal.

Banjir yang terjadi di Solo hingga Sragen, ujar dia, berasal dari air dari sungai-sungai kecil di bawah WGM. Sedangkan banjir di Sragen berasal dari air dari lereng Gunung Lawu.

Wawali Solo mengatakan sedikitnya 12 wilayah kebanjiran. Pihaknya telah menugaskan warga dan tim Pemkot untuk mendirikan Posko. “Warga sudah mengungsi. Besok pagi (hari ini-red bantuan akan disalurkan,” jelasnya.

Oleh: Tim Espos

www.solopos.com

January 31st, 2009 at 12:56 am | Comments & Trackbacks (0) | Permalink

(mustinya, sebelum postingan yg ini, aq mo posting yg refleksi taun baru..tp ugh….kok ga bisa lagi ya…)

this week…

diawali dgn perjalananku dari solo ke jakarta hari minggu

lunch meal yg aneh, cuma 2 suap nasi dgn berbagai macam lauk yg sekelumit, hasilnyaaaaa…….waktu sampe di rumah, kencooottt (tanya aja ama mas arizona yg tau betapa lapernya aq sore itu, ugh)

dilanjutkan dgn makan2 oleh2ku di hari senin (hihihihi), sambil nunggu briefing…finally, ktemu jg ama 10 anak itu…ups…10 temans…glad to see u my new friends….! (eh, yg 5 orang udah aq kenal dink)

sinopsis dari briefing pagi itu…..SHOCK! tapi bersyukur…..alhamdulillah, finally, i’ve got a great news to be told…. hehehehe

berhubung masih MUKA SHOCK mode ON…kami ber9 jalan2 sekitar Bandara mas…looking 4 a great boarding house for us…

(ih, pa dedi kasih info mendadak bgt…..! tp seneng sih, hehe)

kebayang dong jalan2 jauh, ujan2, naek angkot, masuk2 rumah, nanya2, tapi akhirnya ga ada hasil….except…cuma ngakak ngikik bareng mengakrabkan diri…seneng deeehh…

besoknya, hari selasa, pagi2 badan masih beraaaatt buat bangun…capeeek rasanya! tapi berhubung kebutuhan yg mendesak, aq + dame balik lg ke cengkareng bwt melanjutkan ‘perjalanan’ kami ke arah yg berbeda…

jadilah kami berdua cew2 cantik pengembara (lha wong ga ngerti arep ng ndi lan daerah e babar blas), pokoknya ngikutin satya ardhia aja bawaannya

deuh, bener2 deh, ada suatu saat kai merindukan kebersamaan kami senin lalu, lha piye…..kami diuber2 ma tukang ojek yg MENGERIKAN! eh, untung tidak terjadi hal2 anarkis..hihihihi..klo ada anak2 cow kan aman…halah, manja!

finally, kami ‘jatuh cinta’ pada sebuah rumah ‘yg belom jadi’ ber bathroom kecil, tapi bersih….alhamdulillah, ga sia2 deh jalan kaki becek2 jauh bgt…..

pulang ke rumah, perlu waktu lama….macet poooolll….mandi malem lagii (senin dah mandi malem jg, brrrr)

raboooo…..

dgn penuh rasa perjuangan, membangunkan diri dari rasa kantuk (lha piye, sampe jam 11 masih teleponan je, eeh, dah bangun jam 3) karena ‘kebutuhan’ tadi..

akhirnya aq ke carrefour blanja blanji…..hasilnyaaaaaa….2 troli dibawa pulang pke taxi….hihihi…lha barangnya gede2 je….padahal yo ga larang2 amat..

i’m ready for tomorrow…..! (maksudnya hari kamis, red)

hari kamis, ujaaaannn dereeees dari malem sampe pagi

tapi tetep, aq masih semangat menjalani pagi itu (ya iyalah….mau ‘nggesek tangan’ ama poto je)

rambut udah di roll pke hair dryer, baju+celana udah disetrika rapi

so i’m ready to go….

rencana mo janjian ma dame di rawamangun, tp berhubung membayangkan akses kesana bakalan macet karena banjir, aq milih ke gambir naik busway….

naaah, udah sampe ke shelter busway…eh, ternyata busway nya ga beroperasi!

duuh, padahal di sisi seberang tu agak banjir, so…celana yg udah rapi jali disetrika musti digulung niii…

ga pa pa deeeeh….demiiii…..

sampe sana….paaassss beneeerrrr…..ga telat..tapi jg terakhir sendiri datengnya, hihihih

so, setelah pose membaca sbntar, akhirnya bisa ‘menggesek tangan’ dan ber’mringis ria’ di depan camera (hiks…ini yg agak bikin aq kecewa, mosok foto mringis??)

kamis itu, dilanjutkan dengan survey yg dilakukan dani+irfan ditemani dgn temans yg lain….

mereka pingin membandingkan ‘hasil’ yg mereka dapet di slipi dgn apa yg aq+ dame ‘dapet’ di rawa bokor….halagh!

lanjooottt..

naek satya ardhia lagee….eh, sampe di tengah jalan ngetem, trus ngliat ada bis ke taman anggrek…entah sapa yg memulai, akhirnya perjalanan naek satya ardhia dihentikan dan dilanjutkanke MTA….hehehehe

kirain sbntar, eh trnyata…..maceeeeeettt dan laaaammmmaaaa

di MTA cm bntar doang, minum jus, ngemil, window shopping ke metro…

lanjooottt lageeeeee…ke slipi….(ngapain yaa?)

akhirnya buka puasa (jube) di slipi jaya..aq makan pecel….

trus naek bis sampe matraman

rencananya sih mo dilanjutin naek busway ke senen, transit ke cemput…eh, ternyata entah ngelamun ato ngga, masa bisa sampe MANGGA DUA!

ya ampuuuun, baru sampe deh jam 9 malem!

jumat ini…perjalanan (karena bener2 jalan kaki), sambil cari2 barang2 primary n additional bwt besok minggu….heheheheh

so…here i am…. writing my last sentence for this blog…

January 16th, 2009 at 3:02 am | Comments & Trackbacks (0) | Permalink

duuuh….

udah punya draft buat dimasukin ke blog malah lupa di save pake format .doc

hiks…jadi ga bisa deh ngisi blog…

padahal udah dibela2in ngenet di warnet sgala….

ih…dasar si blog FS nii….ga bisa nerima perubahan tahun….

January 8th, 2009 at 8:34 pm | Comments & Trackbacks (0) | Permalink